Fakta Menarik Seputar Jembatan Teluk Kendari

 

Jembatan yang akan menjadi ikon baru Kota Kendari ini telah diresmikan pada tanggal 22 Oktober 2020. Dari segi usia, jembatan Teluk Kendari ini terbilang masih sangat muda, bahkan belum ada 1 tahun dari waktu peresmiannya. Simak ulasan berikut untuk lebih mengenal jembatan ikon Kota Kendari ini.

Fakta Seputar Jembatan Ikonik Kendari

  1. Profil Jembatan

Konstruksi jembatan ini dirancang sepanjang 1,34 kilometer dengan besar anggaran sekitar Rp 800 miliar. Jembatan dengan lebar 20 meter dengan 4 lajur ini menggunakan teknologi cable stayed yang diimpor dari Austria. Pembangunannya bertujuan untuk mendukung pengembangan wilayah selatan Kota Kendari.

  1. Mendukung Mobilitas

Dengan adanya jembatan ini, mobilitas masyarakat di daerah Kota Lama atau Poasia akan lebih mudah. Sebab, selama ini dipisahkan oleh teluk dan waktu tempuh dengan kapal ferry selama 30 hingga 35 menit. Sementara, akses dengan menggunakan jembatan hanya perlu 3 sampai 5 menit saja.

Pembangunan jembatan untuk membangun konektivitas ini harapannya dapat menembangkan ekonomi dari kawasan selatan Kota Kendari yang selama ini terpisah dengan teluk. Mobilitas barang dan jasa menjadi lebih mudah dan cepat, sehingga pertumbuhan ekonomi menjadi lebih optimal. Selain itu, jembatan ini juga menjadi ikon baru Kota Kendari.

Pembangunan jembatan memiliki fungsi yang bermacam-macam. Ada yang digunakan untuk transportasi, kemudahan mobilitas, peningkatan sektor ekonomi, menghubungkan dua lokasi yang berjauhan, dan lain-lain. Ketika berkunjung ke Kota Kendari, anda bisa mencoba untuk menyeberang menggunakan jembatan ini.