Jenis Tanaman Herbal

Indonesia memiliki banyak tumbuhan yang kaya manfaat. Ada banyak tumbuhan yang biasa digunakan untuk pengobatan. Tanaman tersebut biasa disebut dnegan tanaman herbal obat alami keluarga (TOGA).

Banyak orang yang mempercayakan tanaman herbal dalam mengobati berbagai macam penyakit. Jika kamu belum tahu tanaman apa saja yang masuk dalam tanaman herbal, artikel ini akan membahas mengenai jenis tanaman herbal yang umum digunakan sebagai bahan pembuat obat herbal oleh Jasa maklon herbal.

Jenis Tanaman Herbal

Pixabay.com

Tanaman herbal merupakan tanaman yang memiliki manfaat dan nilai lebih dalam pengobatan. Semua jenis tanaman yang memiliki kandungan zat aktif dan berguna untuk pengobatan bisa digolongkan sebagai obat herbal.

Pengobatan herbal dipercaya oleh banyak orang untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Penggunaan tanaman herbal dalam pengobatan juga masih terus didalami dalam penelitian. Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman herbal yang wajib kamu miliki, bila perlu ditanam di rumah.

1. Kencur

Kencur memiliki nama Latin Kaempferia galangal yang merupakan salah satu bumbu masakan dan juga bahan untuk membuat jamu. Kencur dipercaya dapat meredakan gejala flu dan masuk angin mulai dari sakit kepala, demam, batuk, pilek, dan bersin.

Selain itu, kencur juga memiliki khasiat dalam meredakan sakit perut akibat diare, mencegah penyakit batu ginjal, dan meredakan sakit akibat terkilir.

2. Kayu manis

Kayu manis biasanya digunakan sebagai bumbu masakan dan bahan tambahan pada makanan dan minuman. Kayu manis diklaim dapat bermanfaat sebagai antiinflamasi atau mencegah peradangan dan mengobati infeksi.

Kayu manis memiliki kandungan antioksidan yang cukup baik dalam mencegah berbagai macam penyakit berbahaya, seperti meredakan sakit jantung, peradangan sendi, rematik. Kayu manis juga memiliki khasiat dalam mengatasi perut kembung dan obat penyakit infeksi saluran pernapasan.

3. Jahe

Rimpang jahe memiliki kandungan zat seperti karbohidrat, fosfor, serat, vitamin, enzim proteolitik, senyawa fenolik, dan masih banyak zat aktif lainnya. Jahe apabila dikonsumsi akan memberikan sensasi yang hangat dalam tenggorokan dan perut.

Mengkonsumsi jahe dapat berkhasiat untuk mengobati rasa mual, sakit perut, diare, nyeri pada dada, nyeri otot, dan juga mengobati penyakit pada saluran pernapasa.

4. Mengkudu

Buah mengkudu dikenal juga dengan nama pace. Buah dengan nama Latin Morinda citrifolia ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Mengkudu biasa dimanfaatkan sebagai obat herbal. Meminum jus mengkudu juga diklaim dapat membuat kulit bersinar dan lebih kencang.

Mengkudu memiliki manfaat dalam membunuh bakteri jahat, sebagai antikanker, mengatasi peradangan pada lambung dan usus, serta melancarkan sistem peredaran darah.

5. Temulawak

Temulawak memiliki bentuk yang hampir sama dengan kunyit. Hanya saja temulawak memiliki ukuran yang lebih besar daripada kunyit. Warna temulawak juga lebih kuat daripada kunyit. Namun, temulawak dan kunyit sama-sama memiliki kandungan kurkumin.

Temulawak memiliki kandungan kurkumin, kalsium, dan kalium yang bermanfaat sebagai antiinflamasi, mengurangi pegal-pegal pada tubuh, menambah nafsu makan, mencegah penggumpalan pada darah, mengatasi sakit maag, sakit jantung, diare, dan perut kembung.

6. Lengkuas

Bumbu penyedap satu ini memiliki tekstur yang cukup keras dan memiliki banyak serat. Lengkuas memiliki manfaat dalam menurunkan demam, meredakan rasa mual, sakit perut, melancarkan saluran pencernaan, mencegah penyakit kanker, dan mampu menutunkan kadar kolesterol jahat LDL.

7. Jeruk nipis

Jeruk nipis dapat diolah menjadi berbagai macam olahan mulai dari minuman hingga campuran pada sambal. Jeruk nipis dipercaya dapat mencegah berbagai jenis penyakit mulai dari vertigo, batu ginjal, amandel, tekanan darah tinggi, ambeien, difteri, panu, tekanan darah tinggi, hingga batuk.

Perasan jeruk nipis biasanya digunakan sebagai minuman yang dapat melancarkan dahak. Mengkonsumsi jeruk nipis secara berkala dengan takaran yang sesuai sangat bermanfaat bagi tubuh untuk menangkal berbagai macam penyakit.

8. Jintan hitam

Jintan hitam atau Habbatusauda merupakan obat herbal yang konon digunakan oleh Nabi Muhammad SAW untuk pengobatan pada jaman dulu. Jintan hitam memiliki segudang manfaat dalam mengobati penyakit.

Jintan hitam memiliki khasiat sebagai pereda nyeri, obat diabetes, kanker usus besar, alergi, asma, anomali pada saluran pencernaan, antibakteri, maag, pereda nyeri (analgesic), dan mampu menangkal gangguan imun.

9. Kapulaga

Bagian dari tanaman kapulaga mulai dari batang, buah, hingga akarnya dapat dimanfaatkan sebagai tanaman herbal. Kapulaga dipercaya memiliki khasiat deuretik yang mampu melancarkan keluarnya urin sehingga baik bagi kesehatan ginjal.

Biji kapulaga bisa dimanfaatkan dalam mengatasi susah buang air besar dan diare, gangguan pada sistem pencernaan, dan hipertensi karena khasiatnya yang mampu melancarkan sirkulasi darah.

10. Kumis kucing

Pixabay.com

Tanaman satu ini memiliki beberapa zat aktif mulai dari orthosiphon, sinensetin, lipophilic, flavonoid, orthosiphol, dan rosmarinic acid.

Kumis kucing memiliki manfaat dalam mengobati berbagai jenis penyakit yang berhubungan dengan ginjal dan juga bisa menyembuhkan diabetes asam urat, dan hipertensi.

11. Kemuning

Kemuning biasanya digunakan sebagai tanaman bunga hias. Namun tanaman dnegan bunga yang indah ini memiliki kandungan 60 senyawa minyak atsiri.

Kemuning memiliki kandungan flavonoid, alkaloid indol, tannin, kumarin, saponin, dan glikosida jantung. Kemuning juga memiliki khasiat dalam menurunkan kadar glukosa dalam darah.

Itulah beberapa jenis tanaman herbal yang bisa ditanam di halaman rumah. Semoga informasi ini bermanfaat.