Beberapa Larangan Ketika Ihram yang Wajib Diketahui

Haji dan umroh menjadi ibadah yang sama-sama dilakukan di Kota Mekkah. Namun, keduanya bukan ibadah yang sama. Haji adalah ibadah yang dilaksanakan di Mekkah tepatnya Baitullah. Dimana disini jamaah akan melakukan thowaf, sai. Sekaligus wukuf dan kegiatan religius lainnya. Haji tidak bisa dilakukan kapanpun. Sebab, terdapat aturan waktu untuk melaksanakannya. Ibadah tersebut dihukumi wajib bagi mereka yang mampu secara fisik dan ilmu.

Sedangkan untuk mereka yang sudah pernah menjalankannya maka dihukumi sunnah. Berbeda dengan umroh yang bisa dilakukan kapanpun selain musim haji. Hukumnya wajib bagi yang mampu. Perbedaan lainnya terdapat pada rangkaian kegiatan yang dilakukan. Dimana umroh tidak mempunyai rukun sebanyakan ibadah haji. Namun, beberapa hal keduanya mempunyai kemiripan.

Misalnya saja, saat ihram jamaah umroh dan haji mempunyai ketentuan yang harus dilaksanakan. Aturan tersebut ialah jamaah laki-laki menggunakan dua helai kain tanpa jahitan. Satu helai diselempangkan pada bahu. Sedangkan sisi lain digunakan sebagai sarung yang menutupi pusar hingga lutut. Disaat bersamaan jamaah wanita diwajibkan menggunakan pakaian menutupi aurat.

Banyak pendapat yang menjelaskan bahwa pakaian perempuan saat ihrom ialah memakai pakaian yang menutup seluruh tubuh. Kecuali wajah dan dua telapak tangan. Konteks secara detail bisa dilihat di hasana.id. Selain itu, jamaah juga harus memperhatikan larangan selama ihrom.

Larangan yang Berlaku Selama Ihram

Haji dan umroh menjadi ibadah yang cukup ketat. Dimana aktivitas keagamaan harus dijalankan di Tanah Haram. Seperti yang sudah diketahui bahwa ibadah ini mempunyai bertumpu pada kekuatan fisik. Sehingga setiap jamaah harus memastikan diri dalam keadaan segar untuk mempermudah melaksanakan semua rukun ibadah haji dan umroh. Nah, berikut ini beberapa larangan yang wajib dipatuhi oleh jamaah selama ihram:

  1. Memakai pakaian berjahit. Larangan ini diperlakukan untuk kaum pria.
  2. Dilarangan menggunakan alas kaki dan sepatu yang menutupi mata kaki. Selain itu, tidak diperkenankan menggunakan peci ataupun menutup kepala lain. Larangan tersebut juga dikhusukan untuk laki-laki.
  3. Selanjutnya bagi kaum perempuan dilarang memakai sarung tangan. Bahkan menggunakan apappun yang menutupi wajah.
  4. Tidak diperkenankan memakai wewangian.
  5. Dilarang memotong kuku ataupun mencukur rambut pada tubuh.
  6. Dilarang berburu ataupun menganggu binatang di Tanah Haram.
  7. Dilarang nikah dan menikahkan.
  8. Dilarang bercumbu ataupun bersetubuh.
  9. Dilarang mencaci, bertengkar hingga melukai perasaan orang lain.
  10. Terakhir dilarang merusak pepohonan.

Semua poin diatas harus ditaati oleh setiap jamaah haji dan umroh. Pada dasarnya apa yang dilarang akan menjadi bagian dari kesempurnaan ibadah. Saat Anda khilaf melakukan pelanggaran. Maka jamaah yang bersangkutan harus membayar denda atau dam sesuai aturan yang berlaku.