Mengenal Akibat Stress Pada Ibu Hamil Muda

Stress pada saat kehamilan bisa meningkatkan resiko perkembangan bayi terganggu dan kelahiran prematur.

Artikel

‘Tidak boleh stress’ mungkin menjadi salah satu nasihat yang jamak diberikan dokter pada Ibu hamil terutama pada kehamilan muda ya? Mungkin Ibu sudah sering mendengar, tidak hanya dari dokter namun juga dari teman-teman, orang tua dan orang-orang di sekeliling Ibu. Apa Ibu tau penyebabnya? Apa sih akibat stress pada ibu hamil muda?

Selain faktor jasmaniah, faktor psikis menjadi hal yang sangat penting diperhatikan selama masa kehamilan. Tidak hanya tentang asupan makanan saja, faktor emosional juga menjadi aspek yang penting untuk dijaga agar tetap stabil. Beberapa penelitian membuktikan bahwa stress  yang dialami ibu selama masa kehamilan bisa berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin. Wah, efeknya sangat luar biasa ya? Yuk pelajari lebih lanjut tentang stress dan kehamilan.

Stress menjadi hal yang sangat sulit dihindari ketika hamil muda. Perubahan hormon akan berpengaruh pada kondisi emosional Ibu. Ibu mungkin akan menangis tanpa alasan, kesal, bad mood dan lain sebagainya. Meski susah dikontrol, penting bagi Ibu dan orang-orang terdekat untuk menjaga kondisi emosi tetap stabil. Pernah dengar tidak jika stress bisa mengakibatkan jatuh sakit? Saat stress, daya tahan tubuh melemah, sehingga bakteri, virus dan kuman akan lebih rentan masuk ke dalam tubuh. Orang yang mengalami stress juga cenderung tidak berselera makan, semakin memperburuk kondisi tubuh bukan? Padahal makanan menjadi hal yang sangat diperlukan tubuh saat kehamilan.

Ibu yang stress juga berisiko menghambat pertumbuhan otak janin. Hmm.. sangat berbahaya ya? Beberapa penelitian membuktikan bahwa trismester pertama kehamilan merupakan fase penting dalam perkembangan dan pertumbuhan otak bayi. Ketika Ibu mengalami stress, besar kemungkinan si kecil juga akan mudah stress setelah dilahirkan. Tentu Ibu tidak mau kan?

Dorongan psikis dan emosi yang tidak stabil juga bisa menjadi pendorong bayi lahir sebelum waktunya. Selain kelahiran prematur, stress juga bisa menimbulkan resiko bayi lahir dengan berat badan yang rendah. Beberapa hormon yang terkait dengan stress dapat mengakibatkan pembuluh darah menyempit yang berdampak pada menurunnya aliran darah yang membawa pasokan nutrisi untuk janin.

Nah, sudah tau kan bahaya stress pada kehamilan? Jadi mulai sekarang yuk kontrol emosi Ibu untuk menghindari stress. Semoga artikel ini membantu ya