Ini Cara Mencegah Bayi Lahir Prematur

Ada sejumlah hal yang menyebabkan bayi lahir dari ibunya secara prematur. Diantaranya adalah seperti gaya hidup kurang sehat, stres, kelelahan, kurang gizi, jatuh atau cedera, hamil anak kembar, usia dibawah 17 tahun atau diatas 35 tahun, mempunyai riwayat melahirkan secara prematur, mengidap penyakit tertentu, berat badan kurang ideal selama hamil serta jarak kehamilan yang terlalu dekat.

Ternyata, kelahiran secara prematur bisa berpengaruh terhadap tumbuh kembang bayi itu sendiri. Selain itu, hal ini bisa membuat bayi mengalami beragam masalah kesehatan. Tak jarang pula berakibat fatal seperti kematian. Agar hal-hal tersebut tidak terjadi dan teratasi, khususnya setiap orang tua perlu tahu apa saja langkah-langkah pencegahan yang perlu dilakukan agar bayi bisa lahir cukup bulan dan lahir secara sempurna serta sehat.

Mencegah Kelahiran Bayi Secara Prematur

Untuk mencegah risiko kelahiran bayi secara prematur, beberapa langkah berikut bisa dilakukan:

  1. Pola hidup sehat

Cara yang paling alami yang bisa dilakukan sebagai salah satu cara mencegah bayi lahir prematur yaitu dengan menerapkan pola hidup sehat seperti:

  • Periksa kehamilan secara rutin
  • Menghindari stres
  • Menjaga berat badan dalam berat yang ideal, tidak terlalu gemuk atau kurus
  • Tidak merokok dan menghindari asap yang ditimbulkan oleh rokok
  • Tidak mengkonsumsi alkohol dan jenis obat-obatan terlarang
  • Makan makanan yang bergizi seimbang (4 sehat 5 sempurna)
  • Istirahat yang cukup
  • Olahraga

 

  1. Terapi progesteron

Jenis terapi ini ditujukan untuk wanita yang mempunyai risiko melahirkan bayi secara prematur yang tinggi seperti pada wanita yang memiliki riwayat kelainan serviks dam kelahiran prematur. Dokter bisa memberikan jenis terapi progenteron ini dalam bentuk suntikan, koyo, tablet yang dimasukkan dari vagina maupun dalam bentuk obat yang diminum.

 

  1. Pengikatan leher rahim

Pada prosedur semacam ini, leher rahim ditutup dengan cara menjahitnya supaya kemungkinan kelahiran bayi secara prematur tidak terjadi. Cara ini dilakukan pada ibu hamil yang dulunya pernah mengalami keguguran, kelainan leher rahim dan kelahiran secara prematur.

Konsultasi dengan dokter dan periksa kehamilan secara rutin akan membantu calon ibu memperoleh solusi yang tepat guna mencegah kelahiran prematur. Sejumlah cara mencegah bayi lahir prematur tadi diharapkan para ibu agar dapat menjaga kehamilan dan mencegah kelahiran secara prematur sehingga bayi lahir dengan sempurna dan sehat.